

MUGEB — Tanggal 5 Januari 2026 menjadi hari pertamaku kembali ke sekolah untuk memulai semester genap. Meskipun liburan akhir tahun baru saja usai, semangatku terasa lebih penuh dibandingkan semester lalu.
Pukul 06.20 WIB, aku sudah berdiri di depan gerbang sekolah. Suasananya masih sama: suara kendaraan yang lalu lalang dan sapaan hangat dari guru piket yang menyambut di depan pintu masuk. Namun, ada yang berbeda dalam diriku. Aku membawa buku catatan baru dan sebuah resolusi untuk memperbaiki nilai matematikaku yang sempat merosot.
Saat memasuki kelas, teman-teman sekelasku tampak asyik bertukar cerita tentang liburan mereka. Ada yang pergi ke luar kota, ada pula yang menghabiskan waktu dengan bermain gim di rumah. Kami tertawa bersama, melepas rindu setelah dua minggu tidak bertemu.
Bel masuk berbunyi tepat pukul 06.45 WIB. Wali kelas kami, Ustazah Erni Rosmala, S.Pd., masuk dengan senyum lebar. Beliau memberikan motivasi agar kami lebih giat belajar di semester ini.
Hari pertama tidak langsung diisi dengan materi berat. Para guru lebih banyak melakukan evaluasi hasil belajar pada semester lalu.
Aku memanfaatkan waktu istirahat untuk mengunjungi perpustakaan, sekadar menelusuri rak komik yang belum pernah kubaca. Pandanganku tertarik pada sebuah komik bertema Ramadan.
Kisah di komik itu sederhana: seorang anak kecil belajar berpuasa. Wajahnya penuh semangat, apalagi ketika ia tahu bahwa keberhasilannya menahan lapar dan dahaga berbuah hadiah kecil yang membahagiakan.
Saat pulang sekolah, matahari bersinar terik, tetapi langkahku terasa ringan. Hari pertama di semester dua tahun 2026 ini memberikan kesan awal yang positif. Aku sadar perjalanan enam bulan ke depan tidak akan selalu mudah. Namun, dengan persiapan yang lebih baik, aku siap menghadapi setiap ujian yang datang. (*)
Oleh Nadine Alissya Elshanum, Kelas IV Ant, Anggota Jurnalis Cilik